ARTI SYAHADAT, ISLAM DAN IMAN

Syahadat dalam KBBI adalah persaksian Dan pengakuan.
Syahadat terbagi menjadi dua yang pertama syahadat tauhid yang artinya bersaksi dan mengaku bahwa tidak ada tuhan selain allah yang kedua syahadat rosul yang artinya bersaksi dan mengaku bahwa muhamad adalah utusan Allah.
Di dalam al Quran serta penafsirannya dalam kitab imam jalaludin ‘Abdi rohman bin Abi Bakar assyuyuti mengenai surat Al-A’raf 7:172
وَاِذْ اَخَذَ رَبُّكَ مِنْۢ بَنِيْٓ اٰدَمَ مِنْ ظُهُوْرِهِمْ ذُرِّيَّتَهُمْ وَاَشْهَدَهُمْ عَلٰٓى اَنْفُسِهِمْۚ  اَلَسْتُ بِرَبِّكُمْۗ قَالُوْا بَلٰىۛ شَهِدْنَا ۛاَنْ تَقُوْلُوْا يَوْمَ الْقِيٰمَةِ اِنَّا كُنَّا عَنْ هٰذَا غٰفِلِيْنَۙ
Dan) ingatlah (ketika) sewaktu (Tuhanmu mengeluarkan keturunan anak-anak Adam dari sulbi mereka) menjadi badal isytimal dari lafal sebelumnya dengan mengulangi huruf jar (yaitu anak cucu mereka) maksudnya Dia mengeluarkan sebagian mereka dari tulang sulbi sebagian lainnya yang berasal dari sulbi Nabi Adam secara turun-temurun, sebagaimana sekarang mereka beranak-pinak mirip dengan jagung di daerah Nu`man sewaktu hari Arafah/musim jagung. Allah menetapkan kepada mereka bukti-bukti yang menunjukkan ketuhanan-Nya serta Dia memberinya akal (dan Allah mengambil kesaksian terhadap jiwa(roh) mereka) seraya berfirman, (“Bukankah Aku ini Tuhanmu?” Mereka menjawab, “Betul.) Engkau adalah Tuhan kami (kami menjadi saksi.”) yang demikian itu. Kesaksian itu supaya (tidak) jangan (kamu mengatakan) dengan memakai ya dan ta pada dua tempat, yakni orang-orang kafir (di hari kiamat kelak, “Sesungguhnya kami terhadap hal-hal ini) yakni keesaan Tuhan (adalah orang-orang yang lalai.”) kami tidak mengetahuinya.
Jadi sudah gamblang sekali ketika kita mendasarkan syahadat kepada sebuah kesaksian di dunia ini sangat mustahil kata syahadat sendiri berma’na bersaksi jika bersaksi harus melihat dan kita di dunia tidak bisa melihat Allah dengan mata kita oleh sebab itu syahadat(bersaksi) sudah di lakukan kita ketika kita di keluarkan dari tulang sulbinya nabi Adam dan di situ kita bersaksi bahwa Allah adalah tuhan ketika di dunia ini kita juga bersaksi lagi yaitu untuk kedua kalinya dengan pengakuan sehingga ketika hari kiamat nanti kita tidak di katakan sebagai orang yang lalai.
Adapun pengakuan syahadat menjadi syarat sahnya seseorang beragama Islam sehingga jika seseorang tidak berucap syahadat yang isinya bersaksi dan mengaku bahwa tidak ada Tuhan selain Allah dan muhamad adalah utusan Allah maka dia tidak bisa di katakan seseorang yang beragama Islam walaupun seseorang tersebut di KTP(kartu Tanda penduduk) tertulis agama Islam.
Di dalam suatu hadis di sebutkan:
قَالَ: يَا مُحَمَّد أَخْبِرْنِي عَنِ اْلإِسْلاَمِ، فَقَالَ رَسُوْلُ اللهِ صلى الله عليه وسلم : اْلإِسِلاَمُ أَنْ تَشْهَدَ أَنْ لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللهُ وَأَنَّ مُحَمَّدًا رَسُوْلُ اللهِ وَتُقِيْمَ الصَّلاَةَ وَتُؤْتِيَ الزَّكاَةَ وَتَصُوْمَ رَمَضَانَ   وَتَحُجَّ الْبَيْتَ إِنِ اسْتَطَعْتَ إِلَيْهِ سَبِيْلاً
Bahwa ada seseorang yang bertanya yaitu Jibril dia bertanya kepada rosul mengenai islam itu apa? Rosul menjawab islam itu adalah bersaksi dan mengaku bahwa tidak ada Tuhan selain Allah dan muhamad adalah utusan Allah dan melakukan sholat, zakat dan haji jika mampu.
Jadi bisa di ambil kesimpulan bahwa isi islam adalah syahadat, sholat, zakat dan haji dan ini di namakan rukun islam inilah yang di namakan pengakuan atas inti syahadat yaitu mengaku bahwa Tuhan adalah Allah dan muhamad adalah utusan Allah dan menjalankan atas sholat, zakat dan haji jika mampu. Oleh sebab itu jika seseorang tidak bersahadat maka dia tidak bisa di katakan seseorang yang islam walaupun di dalam KTP nya dia menulis islam.
Ketika seseorang sudah bersyahadat dengan pengakuan dia sudah di katakan islam tapi belum imam karena apa? di dalam hadis ini di sebutkan:
فَأَخْبِرْنِي عَنِ اْلإِيْمَانِ قَالَ : أَنْ تُؤْمِنَ بِاللهِ وَمَلاَئِكَتِهِ وَكُتُبِهِ وَرُسُلِهِ وَالْيَوْمِ الآخِرِ وَتُؤْمِنَ بِالْقَدَرِ خَيْرِهِ وَشَرِّهِ
Jibril meminta rosul untuk memberitahu masalah iman, rosul menjawab iman adalah percaya akan Allah dan para malaikat(Jibril Mikail munkar nakir rotib atit Israfil Izrail ridwan malik) dan kitabnya(Taurat zabur Injil alquran) dan rasul rosul nya(Adam Idris  Nuh  Hud  Shalih Ibrahim luth Ismail Ishaq  Yaqub Yusuf  Ayyub  Syu’aib Musa Harun  Zulkifli Daud Sulaiman Ilyas Ilyasa  Yunus Zakariya Yahya Isa  Muhammad SAW) dan hari ahir(kiamat) dan qodo dan qodar(takdir)
Kita bisa mengambil kesimpulan iman adalah ketika kita percaya kepada sesuatu yang di sebutkan di dalam hadis itu.

TUJUAN PENCIPTAAN JIN DAN MANUSIA

Di dalam al-quran surat Adz-dzaariyaat ayat 56 di sebutkan bahwasannya manusia dan jin di ciptakan hanya untuk beribadah kepada Allah bunyinya
وَمَا خَلَقْتُ الْجِنَّ وَالْإِنْسَ إِلَّا لِيَعْبُدُونِ

“Dan tidaklah Aku menciptakan jin dan manusia melainkan untuk beribadah kepada-Ku (saja)” (QS. Adz-Dzaariyaat: 56).
Kata لِيَعْبُدُونِ di ambil dari akar kata bahasa Arab yaitu عبد yang artinya beribadah menyembah mengabdi memuja.
Oleh sebab itu manusia dan jin di ciptakan Allah di bebani kewajiban menyembah Allah.
Ada dua hubungan manusia di dunia ini yang pertama hablumminallah yang kedua Hablumminannas hubungan manusia dengan Tuhan dan hubungan manusia dengan manusia bisa kita sebut hubungan ini adalah hubungan sosial.
Adapun hubungan manusia dengan Tuhan yaitu beribadah atau menyembah Adapun menyembah yaitu kita taat terhadap Tuhan atas suatu perintahnya dan meninggalkan larangannya.
Adapun hubungan manusia dengan manusia yaitu kita sholih sosial yang di maksud sholih sosial yaitu kita dalam bersosial itu baik dan kebaikan itu akan berma’na ibadah.
Kesimpulannya tujuan kita di hidupkan di dunia ini adalah menyembah allah dalam ketaatan dan bersosial dengan baik yang akan berujung pada suatu ma’na ibadah walaupun tidak secara langsung menyembah Allah

MASUK SURGA DENGAN CINTA

Di dalam Al Quran sangat banyak sekali tentang ayat ayat yang memuat cinta Allah terhadap hambanya.
Seseorang manusia sangat wajar ketika menginginkan untuk masuk surga oleh sebab itu ketahuilah. Contoh: seseorang yang bernama andi dia menjadi suaminya anis, andi dan anis menjalin tali cinta karena mereka berdua saling cinta dan saya mau tanya apakah si andi mempunyai keinginan yang buruk kepada anis seperti membakar anis sehingga dia mati jawabannya tentu tidak, karena seseorang yang mempunyai rasa cinta pasti akan membuat kekasihnya bahagia bukan mempersengsaranya. begitupun Allah ketika Allah sudah mencintai kita dengan berbagai cara seperti di dalam Al Quran di sebutkan:
إِنَّ اللَّهَ يُحِبُّ الْمُحْسِنِينَ

(Artinya: Sesungguhnya ALLAH mencintai orang-orang yang berbuat kebaikan) (Al Baqarah: 195)/(Al Maa”idah: 13)
إِنَّ اللَّهَ يُحِبُّ التَّوَّابِينَ وَيُحِبُّ الْمُتَطَهِّرِينَ

(Artinya: Sesungguhnya ALLAH mencintai orang yang tobat dan mencintai orang yang menyucikan diri.) (Al Baqarah: 222)
فَإِنَّ اللَّهَ يُحِبُّ الْمُتَّقِينَ

(Artinya: Maka sesungguhnya ALLAH mencintai orang yang bertaqwa.) (Ali Imran: 76) / (At-Taubah: 4/7)
وَاللَّهُ يُحِبُّ الصَّابِرِينَ

(Artinya: Dan sesungguhnya ALLAH mencintai orang-orang yang bersabar.) (Ali Imran:146)
إِنَّ اللَّهَ يُحِبُّ الْمُتَوَكِّلِينَ

(Artinya: Sesungguhnya ALLAH mencintai orang-orang yang bertawakal -kepada-Nya-) (Ali Imran: 159)
إِنَّ اللَّهَ يُحِبُّ الْمُقْسِطِينَ

(Artinya: Sesungguhnya ALLAH mencintai orang yang berlaku adil) (AlMaa’idah: 42) /(Al Hujarat: 9) /(Al Mumtahanah: 8)
Di dalam ayat tersebut bisa kita ambil kesimpulan ketika Allah akan mencintai kita maka harus dengan syarat, ayat yang di atas yang pertama contohnya Allah akan cinta terhadap kita ketika kita berbuat baik dan ketika kita berbuat baik maka Allah akan cinta terhadap kita dan ketika Allah sudah cinta terhadap kita maka kita akan masuk surga karena apa?  Ya karena Allah sudah cinta terhadap kita karena tidak mungkin seseorang yang menjadi kekasihnya akan di telantarkan dalam neraka seperti halnya andi dan anis si andi akan berusaha untuk membahagiakan anis karena apa!!!karena andi mempunyai rasa cinta terhadap anis oleh sebab itu Allah akan seperti anis, ini logikanya. Contoh di atas bukan mentasabuhkan(menyerupakan) af’al manusia dengan af’al Allah hanya saja mengambil kesimpulan atas konsep cinta sehingga dapat menemukan dilalah(petunjuk) atas ayat itu yang isi di dalam ayat itu adalah cinta Allah terhadap hambanya yang mempunyai syarat.

FEMINISME KESETARAAN DALAM SETATUS PENGHAMBAAN

Feminisme adalah sebuah gerakan yang menuntut kesetaraan dan keadilan hak dengan pria. Feminisme berasal dari bahasa Latin, femina atau perempuan. Istilah ini mulai digunakan pada tahun 1890-an, mengacu pada teori kesetaraan laki-laki dan perempuan serta pergerakan untuk memperoleh hak-hak perempuan.
Bagi kami kita menerima kesetaraan dalam setatus penghambaan antara laki laki dan perempuan.
Ada beberapa poin yang kami tidak setuju pertama masalah nafkah kedua masalah aurat ketiga masalah talaq yang keempat masalah poligami.
‌Tentang nafkah masalah nafkah di bebankan kepada suami karena jika di bebankan kepada istri itu tidak bisa  istri mempunyai kelemahan dalam hal fisik entah dalam kekuatan bekerjanya dan juga karena istri itu mengandung/hamil selama sembilan bulan dan si istri juga mempunyai peranan penting dalam mendidik anak dan jika si istri itu setara dalam nafkah keluarga dalam artian suami dan istri sama sama mencari uang bersama nasib si anak pasti di asuh oleh pembantu oleh sebab itu watak dan karakteristik kejiwaan anak akan jauh berbeda dari orang tua.
‌masalah aurat kenapa masalah aurat di bedakan karena aurat laki laki dan perempuan itu berbeda dalam segi fisik aurat laki laki seluruh badan kecuali pusar ke atas dan aurat perempuan seluruh badan kecuali wajah dan telapak tangan jika aurat perempuan di samakan dengan laki laki maka yang akan terjadi adalah nafsu laki laki akan memuncak karena setiap laki laki melihat perempuan dalam pengauratan seperti  itu maka hasrat laki laki akan memuncak dan kasus pemerkosaan akan meraja rela oleh sebab itu aurat itu di bedakan
‌masalah talaq kenapa hanya laki laki yang bisa mentalaq kenapa perempuan tidak?  Yang jelas jika perempuan itu bisa mentalaq maka yang akan terjadi adalah perceraian akan meraja rela karena perempuan itu  berbicara  seanaknya saja tidak memandang apapun jika esmosi maka keluar omongan apa saja karena cara berfikir perempuan di dominasi oleh emosi oleh sebab itu talaq hanya bisa di lakukan oleh laki laki untuk menanggulangi ke terlantaran kaum perempuan.
‌masalah poligami laki laki boleh menikah dengan perempuan empat tapi perempuan tidak boleh menikah dengan laki laki empat alasannya laki laki di tuntut kuat dan adil masalah nafkah dan seksualitas oleh sebab itu jika laki laki menikahi perempuan empat maka masalah sek harus adil dan bergilir dan masalah nafkah juga harus adil dan jika perempuan di perbolehkan poligami maka yang akan terjadi!!!

FAKTOR MANUSIA BERAGAMA

Ada beberapa faktor manusia beragama pertama manusia beragama karena keterkaguman manusia dengan alam mereka meyakini bahwa di balik alam yang megah ini ada pencipta oleh sebab itu bangsa Jawa terdahulu sebelum di masuki oleh agama agama mereka melakukan ritual ritual untuk penghormatan sang Pencipta.
Yang kedua manusia beragama karena faktor keturunan atau warisan. orang tuanya islam maka anaknya ikut islam.
Yang ketiga faktor pernikan jika si suami agamanya islam menikah dengan perempuan yang beragama Kristen maka kesepakatan lah di ambil keduanya mau memilih beragama apa.
Yang keempat faktor rasional dalam bertindak beragama dalam Wikipedia di sebutkan bahwa yang namanya Rasional adalah hal yang bisa dilakukan dengan hal yang ada. Rasionalitas merupakan konsep normatif yang mengacu pada kesesuaian keyakinan seseorang dengan alasan seseorang untuk percaya, atau tindakan seseorang dengan alasan seseorang untuk bertindak. Kita bisa menggaris bawahi bahwasannya seseorang itu bertindak beragama karena faktor rasional bahkan seseorang itu bisa pindah agama karena faktor rasionalnya.
Menurut saya agama sangatlah lemah jika di pandang dengan rasionalitas karena apa? Karena rasio itu berhubungan dengan logika yang mana sesuatu yang masuk akal atau masuk logika itu belum tentu kebenarannya. Karena di dalam tubuh manusia ada yang namanya egoisme kebenaran. Oleh sebab itu agama dan rasio sangatlah lemah untuk menemukan suatu kebenaran.
Solusinya adalah sains, agama benar tidaknya harus di pandang dengan sains.
Sains memiliki kaitan erat dengan agama. Kata Mehdi Golshani, Ketua Departemen Filsafat Sains, Sharif University, Tehran, Iran, mengajarkan pula kepada pemeluknya untuk memahami alam dan segala gejalanya. Pemahaman mengenai alam semesta dan gejalanya ini, kemudian berimplikasi pada meningkatnya keyakinan manusia terhadap Tuhannya. Dan nilai-nilai agama yang inheren dalam diri seorang saintis, akan memberikan bagi sains yang ia kembangkan.
Sepertihalnya di dalam al-quran yang di bawa oleh nabi Muhammad SAW ada 750 ayat menerangkan tentang sains padahal nabi sendiri seseorang yang tidak bisa membaca dan menulis apakah seseorang yang tidak bisa membaca dan menulis bisa di katakan orang yang pintar tentu tidak tapi kenyataannya nabi seseorang yang cerdas buktinya ada 750 ayat yang di bawanya mengandung sains. Inilah yang di namakan mujizat yang di berikan Allah pada Rasul-Nya untuk menunjukkan sebuah eksistensi Tuhan.
Oleh sebab itu agama benar tidaknya pandanglah dengan sains.
Tapi yang jadi permasalahan adalah sains sekuler yang di anut di belahan dunia itu tidak netral karena apa? Karena mereka menganggap bahwasannya keteraturan dunia karena hukum alam bukan hukum Tuhan oleh sebab itu kita sebagai orang Islam dengan ketidaknetralan sains sekuler kita harus tolak.
Demikianlah tulisan ini semoga hati kita di bukak oleh Tuhan sehingga menjadi keberkahan tersendiri amin.

KLARIFIKASI CINTA

Cinta adalah sebuah rasa yang di cipta oleh Tuhan semesta.
Rasa cinta sama dengan rasa benci hanya efeknya yang beda.
Oleh sebab itu saya katakan cinta itu sebuah takdir tuhan. Karena apa? Karena setiap manusia tidak bisa menciptakan rasa cinta di dalam dirinya sendiri. Seperti seseorang yang di paksa untuk mencintai pasti seseorang tersebut tidak akan bisa mencintai karena apa? Karena rasa cinta itu di ciptakan Tuhan bukan di ciptakan oleh diri sendiri kecuali jika Tuhan sudah menurunkan sebuah rasa cinta dalam hatinya maka seseorang tersebut akan mencinta.
Memang sebuah cinta itu takdir tapi cinta klarifikasinya ada dua yang pertama cinta yang barokah yang kedua cinta yang istidraj.
Cinta yang pertama yaitu sebuah kebarokahan di dalam cinta ini seseorang akan bertambah kebaikannya.
Cinta yang kedua yaitu istidraj yang artinya memalingkan. Oleh sebab itu seseorang yang sedang melakukan cinta ini seseorang tersebut tidak sadar bahwasannya cinta yang sedang di lakukan adalah sebuah pemalingan dirinya dari hal baik menuju sebuah keburukan.

KEBERADAAN TUHAN

Keberadaan hakiki masih di perdepatkan
Ada yang mengatakan kebenaran hakiki adalah sesuatu perkara yang bisa di terima atau di rasakan oleh panca indra
Ada juga yang beranggapan kebenaran hakiki adalah sesuatu perkara yang telah membuktikan eksitensinya, anggapan ini di perkuat oleh dalil al Quran: (albaqoroh: 29)

هُوَ الَّذِي خَلَقَ لَكُمْ مَا فِي الْأَرْضِ جَمِيعًا ثُمَّ اسْتَوَىٰ إِلَى السَّمَاءِ فَسَوَّاهُنَّ سَبْعَ سَمَاوَاتٍ ۚ وَهُوَ بِكُلِّ شَيْءٍ عَلِيمٌ

Dialah Allah, yang menjadikan segala yang ada di bumi untuk kamu dan Dia berkehendak (menciptakan) langit, lalu dijadikan-Nya tujuh langit. Dan Dia Maha Mengetahui segala sesuatu.
Di dalam puisiku berbunyi:
keberadaanmu
Tuhan selama ini ku jenuh akalku terpenuhi iming iming kebenaran, kebenaran yang selalu ku tanyakan tetapi tak pernah sampai pada pemahaman tentang wujudmu
sejauh akalku berfikir dan kakiku melangkah aku belum menemukanmu
apakah kau tak benar benar ada dalam semesta ini, buktinya kau tak pernah menampakan wujudmu
apakah kau hanya halusinasi tubuhku yang di kekang dalam tradisi keluargaku
walaupun sedikit jenuh dalam akal, terima kasih telah melahirkan pemahaman,walaupun aku tak pernah melihatmu dengan panca indraku tetapi aku yaqin dengan keberadaanmu
tentang keberadaanmu, diriku sedikit paham melainkan tentang eksitensimu
alam. alam adalah eksitensimu, tak mungkin sesuatu yang benar benar nyata oleh mata tak ada kaitannya dengan sesuatu yang nyata jua
alam tak mungkin berdiri sendiri, seorang manusia saja tak mungkin melahirkan anaknya dengan sendirinya
begitupun alam ini sesuatu yang nyata yang kaitannya denganmu yang maha nyata
Sesuatu perkara atau benda yang bisa atau di terima oleh panca indra itulah kebenaran sepertihalnya batu, batu terlihat oleh mata atas bentuk dan warnanya dan batu bisa di rasakan oleh indra peraba atas volumenya dalam hal ini bentuk warna volume dalam satu kaitan yang membentuk kesimpulan bahwa batu itulah kebenaran karena bisa di rasakan atau di terima oleh panca indra
Berbeda dengan tuhan, tuhan tidak bisa di rasakan atau di terima oleh panca indra atas kebenarannya oleh sebab itu apa yang harus kita yaqini atas keberadaan tuhan?
Angin dalam Wikipedia adalah aliran udara dalam jumlah yang besar diakibatkan oleh rotasibumi dan juga karena adanya perbedaan tekanan udara di sekitarnya
Kenyataannya angin tak terlihat tapi kenapa kita yaqin atas keberadaan angin karena angin bisa di rasakan oleh panca indra kehadirannya itulah kebenaran angin, apakah tuhan seperti angin dan apakah alam semesta ini tidak menjadi bukti atas keberadaan tuhan.
Alam semesta inilah yang menjadi bukti atas adanya tuhan itulah kebenaran tuhan .